Minggu, 08 Agustus 2010

Jelang Puasa, Padepokan Al Nawadir Gelar Donor Darah

Kajen, CyberNews. Jelang puasa, Padepokan Al Nawadir di Jalan Dewaruci Perumahan Kedungwuni Timur Desa Kwayangan Kedungwuni asuhan Ahmad Ramdhon, Minggu (8/8), menggelar donor darah. Kegiatan diikuti 40 jamaah padepokan tersebut.
Pengasuh Padepokan Al Nawadir, Ahmad Ramdhon mengatakan, kegiatan harfiahnya donor darah, namun spiritualnya adalah membersihkan sifat-sifat tercela yang ada dalam diri jamaah Al Nawadir. "Ini diharapkan dapat membersihkan diri jamaah, menjelang puasa, sehingga memasuki bulan Puasa, jamaah lebih meningkatkan ketaatan dan ketaqwaan terhadap Sang Pencipta," tutur Ramdhon. Kegiatan juga diharapkan bisa membantu menambah persediaan darah PMI selama bulan Puasa dan dapat dimanfaatkan oleh yang membutuhkan.
Ramdhon mengatakan, selama bulan Puasa nanti, padepokan tidak banyak mengadakan kegiatan. Padepokan hanya akan menyelenggarakan acara peringatan Nuzulul Qur'an yang akan digelar di padepokan cabang baru di Dukuh Secumpleng, Desa Wiradesa, Kecamatan Wiradesa. Di padepokan tersebut, kata dia, terdapat sekitar 30 jamaah yang mengikuti pengajian rutin. Secara keseluruhan, jumlah jamaah di bawah asuhannya ada sekitar 80 orang.
Berdiri Tahun 1990an Dijelaskan, padepokan sudah berdiri pada tahun 1990an, kali pertama bertempat di Bojong dan baru pindah di Kedungwuni tahun 2000. Padepokan diresmikan oleh Habib Bakir bin Ali bin Ahmad Al Atoz pada tahun 2000. Aktivitas padepokan meliputi pengajian yang membedah kitab-kitab "Asror".
"Kami memilih menggunakan istilah padepokan agar lebih Njawani. Di dalamnya kami mengkaji kitab-kitab "Asror" yang bermakna rahasia," ungkap Ramdhon. Padepokan didirikan dengan tujuan hangayuh kasampurnaning urip atau mencapai kesempurnaan hidup. Ramadhon mengaku merupakan keturunan ke tujuh dari ulama Syeh Abdul Karim Tholabudin. 
Terkait dengan ibadah puasa, menurut Ramdhon, ada tiga tingkatan orang berpuasa. Yang pertama yakni puasanya orang awam, yakni mencegah dari makan, minum, dan berhubungan badan. Tingkat ke dua yakni puasanya orang khusus, yakni menjaga pendengaran, pengelihatan, tangan, kaki dan semua anggota badan dari maksiat. Sedangkan puasa tingkatan ke tiga, puasanya orang khususnya khusus, yakni puasanya hati dan puasa dari fikiran keduniawian.  
Dikatakan, aktivitas padepokan selama ini pengajian rutin, setiap malam Jumat. "Kalau di padepokan di Wiradesa, pengajian diselenggarakan tiga kali, malam Senin, malam Rabu, dan malam Jumat," ujar dia. Padepokan tidak menyelenggarakan kegiatan bela diri sebagaimana padepokan pada umumnya.

Hari Ini Elpiji Naik!


JAKARTA, SENIN - Hari Senin (25/6) ini, PT Pertamina (Persero) rencananya kembali menaikkan harga jual elpiji kemasan 12 kg, setelah bulan lalu perusahan minyak milik negara ini menaikkan harga gas yang banyak dipergunakan rumah tangga ini. Pertamina juga menaikkan elpiji kemasan 50 kg. Sedangkan untuk kemasan 3 kg tetap tidak dinaikkan.      Menurut Kepala Humas Pertamina Wisnuntoro elpiji kemasan 12 kg naik 9,5 persen dari Rp 5.250 per kg menjadi Rp 5.750 per kg. Sehingga harga per tabung naik dari Rp 63.000 menjadi Rp 69.000. Sedangkan untuk elpiji 50 kg, Pertamina mengurangi diskon dari sebelumnya 15 persen menjadi 10 persen atau dari harga Rp 6.878 per kg menjadi Rp 7.255 per kg. Sehingga, harga elpiji kemasan 50 kg naik dari Rp 343.900 per tabung menjadi Rp 362.750 per tabung.     Menurut Wisnuntoro, kenaikan harga jual elpiji tersebut perlu dilakukan karena Pertamina masih menanggung kerugian dalam bisnis elpiji. "Dengan kenaikan sekarang pun, Pertamina masih rugi dalam penjualan elpiji 12 kg dan 50 kg sebesar Rp 6,5 triliun per tahun," katanya.  Elpiji 12 kg bisa Rp 136 ribu  Pertamina jua berencana akan terus menaikkan harga elpiji 12 kg sebesar Rp 500 per bulan hingga mencapai harga keekonomian pada Rp 11.400 per kg. Nilai tersebut berdasarkan harga rata-rata elpiji di pasar internasional tahun 2008 ini dengan mengacu CP Aramco sebesar 858 dollar AS per metrik ton  atau harga keekonomian Rp 11.400 per kg. Bila rencana itu benar-benar dilaksanakan, maka  harga elpiji untuk tabung 12 kg akan mencapai sekitar Rp 136.800 per tabung.      Pada 1 Juli 2008 lalu, Pertamina telah menaikkan harga elpiji tabung 12 kg dari Rp 51.000 menjadi Rp 63.000 per tabung atau dari Rp 4.250 menjadi Rp 5.250 per kg.  Tidak tepat  Sementara pengamat energi Pri Agung Rakmanto mengungkapkan, rencana kenaikkan harga elpiji 12 kg menjelang puasa mencerminkan sikap Pertamina yang mementingkan diri sendiri.  "Meskipun argumen bahwa harga menuju keekonomian mungkin saja tepat," sebutnya seperti dikutip Antara.  Menurut dia, tindakan Pertamina menaikkan harga elpiji secara berturut-turut serta tanpa sosialisasi terlebih dahulu merupakan hal yang tidak tepat. "Apalagi dilakukan justru ketika kecenderungan harga minyak sedang turun sepert sekarang ini," katanya.

Kamis, 05 Agustus 2010

Ulang tahun ke-19 SMA Negeri 1 Bandar

Tepat hari sabtu besok tanggal 7 Agustus 2010 SMA Negeri 1 Bandar merayakan Ulang Tahun. Acara tersebut dirayakan dengan penuh suka cita khususnya para siswanya yang mengadakan pentas seni serta beberapa lomba diantara lainnya lomba basket antar tiga daerah, lomba baca puisi, lomba mengarang, lomba tumpeng, lomba poster. Semoga Ulang tahun SMA bandar menjadikan SMA tetap maju dan melahirkan siswa-siswa yang berprestasi. Semangat SMA Negeri 1 Bandar.